,









Rabu, 27 Juli 2016 - 12:53:58 WIB
Turis Belanda Takjub Pekan Gawai Dayak
Diposting oleh : JDIH SEKADAU
Kategori: Informasi - Dibaca: 3339 kali

Berbagai perlombaan digelar pada Pekan Gawai Dayak (PGD) VII Kabupaten Sekadau, yang dipusatkan di Betang Youth Centre Jl Pattimura kawasan Pasar Baru, 25-30 Juli 2016.

Sebanyak 21 perlombaan diiukut sertakan pada ajang tahunan tersebut, seperti Bujang Dara Gawai, melukis perisai, sumpit, dan lain sebagainya.

Sekretaris Panitia PGD VII Kabupaten Sekadau Drianus Saban mengatakan, ragam perlombaan tersebut diikuti sekitar 131 peserta dari seluruh kecamatan di Sekadau.

“Peserta lomba seluruhnya ada sekitar 131 dari 7 kecamatan, juga sanggar dan paguyuban yang ada di Sekadau,” ujarnya saat ditemui Tribun, pada Selasa (26/7/2016).

Namun dari 21 perlombaan yang ada, Saban mengatakan, ada beberapa perlombaan yang banyak digemari oleh para peserta, diantaranya bujang dara, pangkak gasing, menumbuk padi, dan melukis perisai.

“Perlombaan itu yang banyak peminatnya, rata-rata para remaja. Menurut saya ini sangat bagus untuk mengarahkan para aak muda kita kearah positif,” imbuhnya.Pagelaran budaya di ajang PGD ini ternyata memantik minta turis mancanegara. Seperti yang diakui oleh Jane Karen, WNA asalBelanda ini mengaku takjub dengan keaneka ragaman kultur budaya di Indonesia, termasuk Kabupaten Sekadau.

Ia mengakui sudah mengelilingi separuh Indonesia untuk mengenal kultur budaya yang ada. Menurtunya, Indonesia sangat kaya akan kenaekaragaman budaya seperti Gawai Dayak yang ada di Sekadau.

“Ini sangat bagus dan sangat besar, tentu harus dijaga dengan baik tradisi seperti ini,” ujarnya saat ditemui di area Betang Youth Centre.

Pria asal negara kincir angin ini juga mengakui, bahwa di negerinya sendiri tradisi seperti ini sudah tidak ada lagi.

“Di Belanda sudah mati (tidak ada lagi) tradisi seperti ini,” katanya yang juga seorang tenaga pengajar di negerinya sendiri.

Dirinya yang sengaja datang pada PGD VII Kabupaten Sekadautersebut mengahrapkan, dengan kayanya adat budaya yang ada harus dijaga dengan baik, dan terus dlestarikan untuk dapat dikenal hingga ke mancanegara.
“Ini harus dijaga dengan baik,” katanya.Turis Belanda TakjubPekan Gawai Dayak

Sumber :TRIBUNPONTIANAK.CO.ID  



Copyright © 2014 Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau.